Senin, 25 April 2011

info Perguruan Tinggi Negeri Se-Indonesia

Haii... teman-teman kelas XII?? bagaimana UN kemaren?? pastinya lancar donk :) semoga sukses yah, semoga nantinya bisa tersenyum simpul saat pengumuman kelulusan tiba.Amin... :D


Eh ngomong- ngomong tentang kelulusan SMA, pasti kalian juga lagi sibuk-sibuknya donk nyari-nyari tempat kuliahan? Iya kan?? Iya lah.. Kecuali mereka yang tak punya cita-cita setinggi langit, sedalam samudra, seluas jagad raya, semanis madu, halahhhh apaan siih, hehehe...

Seperti yang kita tahu di Indonesia ini, negara yang kita cintai ini, banyak banget tempat-tempat kuliahan, baik yang negeri (PTN), swasta (PTS), atau kedinasan (Perguruan Tinggi Kedinasan, selanjutnya kita sebut saja PTK). Nah kalau PTN pasti kalian sudah hafal betul donk universitas mana yang favorit di Indonesia, atau yang swasta? saya kira PTS juga banyak di antara kalian yang sudah tahu, oleh karena itu tulisan saya kali ini akan menginfokan tentang PTK kepada kalian yang lagi menunggu pengumuman kelulusan SMA maupun kalian yang sudah lulus tahun-tahun sebelumnya.


PTK yaitu Perguruan Tinggi Kedinasan adalah perguruan tinggi- perguruan tinggi yang berada di bawah langsung naungan lembaga dan/atau departemen di seluruh Indonesia, mulai dari Departemen Keuangan, Sosial, Perhubungan, dan masih banyak departemen serta lembaga dan badan lain-lain di Indonesia.


Iya, jadi kemaren tepatnya tanggal 23 dan 24 April bertempat di Kampus Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (di bilangan Bintaro sektor 5 Tangerang, Banten) ada sebuah pameran yang bertajuk PTK EXPO. Disitu datang beberapa Peruguruan-perguruan Tinggi Kedinasan se-Indonesia, tentunya dalam rangka memperkenalkan kampus mereka donk, istilahnya selayang pandang tentang tempat mereka kuliah. hehehe :)


Oke tak usah lama-lama, mereka adalah:


1. Akademi Ilmu Permasyarakatan (AKIP)
2. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
3. Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT)
4. Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS)
5. Akademi Minyak dan Gas Bumi (AKAMIGAS-STEM)
6. Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS)
7. Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN)
8. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN)
9. Akdemi Meteorologi dan Geofisika (AMG)
10. Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD)
11. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN)
12. Akademi Teknologi Kulit (ATK)


Untuk saat ini, saya hanya sempat memderikan list PTK-nya dulu, untuku info selanjutnya mengenai lokasi kampus, syarat pendaftaran, waktu pendaftaran, dan sebagainya dan sebagainya akan di post kan selanjutnya, nunggu ada waktu luang, maklum kuliah lagi full nih hehehe ^_^


Oke deh semoga post kali ini bermanfaat yah, walaupun cuma berisi daftar PTK saja, tapi insya allah nanti di post-kan juga kok hal-hal lainnya mengenai PTK yang bersangkutan, stay tune terusss yahh di Coretan Apa Saja :)
ehehe... salam gaptek ^_^

Minggu, 24 April 2011

Stop!

Suatu hari 5 orang mahasiswa berniat pergi ke sebuah studio band di sekitar kampus mereka. Karena mereka berlima, dan hanya Amlan (sebut saja demikian) yang bawa motor, maka dengan amat sangat terpaksa Si Ciko (ini juga nama samaran) berinisiatif mengambil motor miliknya (anak yang satu ini emang perhitungan sekali kalo masalah motor-motoran).
Singkat cerita, Amlan pun memboncengi 3 orang  teman satu band-nya, sedangkan Ciko membawa motor sendiri tanpa memboncengi teman yang lainnya.


Tiba- tiba di tengah jalan....

Polisi          : "STOP STOP STOP !! Selamat siang bapak!"

Amlan        : "Iya selamat siang Pak"
Polisi         : "Kenapa Anda naik motor berempat?"

Amlan       : (pasang tampang cupu) "Yahh Bapak giamance sih Pak, tadinya sih iya mau berlima, tapi gak muat."
Polisi         : %$%^&*$^#@%!#$#$ (Langsung shock)

Sabtu, 23 April 2011

Pernikahan Telanjang

Hah...??? Pernikahan Telanjang?? Bukannya yang telanjang itu perkawinan yah??
hmmmm... oke oke sabar bang mbak mas buk pak sabar. Jadi pas saya browsing-broswsing, tiba-tiba nemuin sebuah berita yang membuat mata saya terbelalak, Pernikahan Tanpa Busana.


Isi beritanya kurang lebih seperti ini nih gan:

 Melanie Schachner, 26, dan Rene Schachner, 31, memimpikan pesta pernikahan tak terlupakan seumur hidup. Setelah memeras otak, pasangan kekasih asal Austria itu nekat mewujudkan ide gila dengan menggelar pernikahan tanpa busana. 

Setelah menanggalkan seluruh pakaian, mereka mengucap janji setia di sebuah kastil, di Feldkirchen, Austria. Mempelai wanita hanya mengenakan kerudung tradisional dan sepatu berhak tinggi. Sedangkan mempelai pria hanya mengenakan topi untuk menutupi alat kelaminnya.

Tampil tanpa busana tak membuat mereka malu. Justru pendeta dan tamu undangan yang merasa rikuh melihat penampilan mereka. "Kami tidak malu dengan tubuh kami, dan kami ingin melakukan hal yang berbeda," ujar Melanie, seperti dikutip dari Daily Mail.

Selain ingin tampil beda dengan konsep pernikahan tak terlupakan, mereka juga merasa bisa menghemat biaya pernikahan. Mereka tak harus menyewa atau membeli busana pernikahan yang supermahal.

Bukan hanya Melanie dan Rene yang nekat menikah tanpa busana. Pada 2009, pasangan asal Australia, Ellie Barton dan Phil Hendicott, juga melakukan konsep pernikahan serupa. Kala itu, Ellie dan Phil menerima tantangan setelah memenangi sebuah kompetisi di radio. Mereka mendapat hadiah pernikahan gratis, asal tanpa balutan busana.

Selain mereka, masih ada sejumlah pasangan yang memilih menanggalkan tuksedo dan gaun pernikahan bertabur kristal untuk menikah. Pada perayaan Valentine 2003, sebanyak 29 pasangan tanpa busana mengucap janji di Resor Hedonisme III, di Runaway Bay, St Ann. Itu menjadi salah satu pesta pernikahan tanpa busana terbesar. (http://vivanews.com)


bZZZzz gila yaa, itu mah binatang kalii -_- manusia jaman sekarang kayaknya kembali ke jaman jahilliyah kali ya... (menghela napas panjang, panjang sekali)

Say Good Bye to Alayers!

Sabtu, 23 April. Memulai aktivitas seperti biasa kalau libur, facebook. iya facebook, apalagi?? hahaha.
Hari ini saya galau sekali (kayaknya galau terus dah?). Ya terang saja kalau saya galau, wong tiap hari tiap jam, tiap menit, bahkan tiap detik, pasti bergentayangan nama-nama alay di Timeline saya (emang facebook pakai timeline yah?) Au ah.. begitu pokoknya...abis kampung banget kan kalo saya nyebutnya BERANDA (yakali emang kamar apartment pakai beranda?)???
Saya pun berinisiatif me-REMOVE mereka, alhasil sekitar 200an orang alay telah saya reomove, dari sekitar 2000an teman fesbuk saya, sekarang tersisa tak kurang dari 1800 orang, itupun saya yakin masih ada yang lolos sensor (lolos remove -red), tapi ya gak papalah, yang penting Home saya sudah bersih, aman, terkendali. Selamat Tinggal Orang Alay!!! Sampai jumpa di saat kalian sudah tobat :) hahahaha... :P

Jumat, 22 April 2011

Kok Susah Ya Nangkep Lalat?

Selama 20 tahun meneliti biomekanika sayap lalat, Michael Dickinson dari Institut Teknologi California (Caltech) baru memecahkannya sekarang. Itu pun karena dia selalu penasaran terhadap pertanyaan yang sederhana dan sering dilontarkan banyak orang yang ditemuinya.

“Sekarang saya punya jawabannya,” ujar Dickinson yang melakukan penelitian bersama Esther M dan Abe M Zarem. Ia menemukan rahasia tersebut setelah merekam manuver sejumlah lalat yang terancam pukulan menggunakan kamera digital yang dapat merekam dengan kecepatan dan resolusi tinggi.

Mereka menemukan bahwa lalat dapat mengenali ancaman berdasarkan lokasi. Otanya akan menghitung seberapa jauh ancaman terhadapnya sebelum memutuskan untuk mengepakkan sayap dan kabur.

Setelah memprediksi arah ancaman, kakinya bertumpu untuk terbang ke arah yang berlawanan. Semua persiapan meloloskan diri dapat dilakukannya dengan sangat cepat, hanya 100 milidetik setelah ia mendeteksi adanya bahaya.

“Ini menunjukkan begitu cepatnya otak lalat memproses informasi sensorik menjadi respons gerakan yang sesuai,” ujar Dickinson. Bahkan, lalat mengatur postur tubuhnya sesuai besar ancaman.

Artinya, lalat telah mengintegrasikan dengan baik antara informasi visual dari mata dan informasi metasensorik di kakinya. Temuan ini memberikan petunjuk mengenai sistem saraf lalat dan menunjukkan bahwa di otaknya terdapat sistem pemetaan posisi ancaman.

“Ini sebuah transformasi rangsangan menjadi gerakan yang sedikit kompleks dan penelitian berikutnya mencari bagian otak yang mengaturnya,” ujarnya.

Dari sistem tersebut, Dickinson juga dapat menyarankan cara paling efektif memukul lalat. Menurutnya, waktu terbaik memukul lalat bukan saat posisinya siap terbang sehingga waktu yang dibutuhkannya untuk mengantisipasi ancaman tersebut relatif lebih lama. Tentu tak mudah melakukan gerakan akurat kurang dari 100 milidetik.


oh jadi begitu kenapa kita tidak bisa dengan gampang nangkep lalat :)


source: terselubung.blogspot.com

PERILAKU SESEORANG BERDASARKAN JENIS SUARANYA

SOPRAN sok CANTIK

menyanyi dengan nada tertinggi dan karena ini mereka berpikir mereka bisa mengatur dunia. Mereka memiliki rambut yang lebih panjang, perhiasan yang lebih cantik, rok yang lebih kembang dari yang lainnya. Mereka menganggap diri mereka terhina jika mereka tidak diizinkan meneruskan nada tinggi F dalam setiap irama pada sebuah lagu. Ketika mereka mencapai nada tinggi itu, mereka menahan nada tersebut paling tidak setengah dari ketukan yang diminta dirigen/komposer, dan kemudian mereka menggerutu dan mengatakan bahwa tenggorokan mereka sakit, komposer/dirigen sadis. Sopran memiliki sikap yang berbeda terhadap suara lain dalam paduan suara. Bagi sopran, alto seperti biola alto terhadap biola sopran – enak untuk diharmonisasikan, tetapi tidak terlalu penting perannya. Semua sopran pun

ya perasaan tersembunyi bahwa alto dapat dikeluarkan dari paduan suara tanpa merusak melodi lagu. Mereka tidak mengerti mengapa ada orang yang menyanyi dalam interval seperti alto, sangat membosankan. Di sisi lain, sopran sangat senang bersama tenor. Disamping kemungkinan berpacaran/bermain-main (fakta yang sangat terkenal bahwa sopran tidak pernah tertarik dengan bas), sopran senang duet dengan tenor karena tenor dapat bekerja keras menyanyikan nada-nada dalam wilayah di bawah sopran ketika sopran berada pada tahap showing off. Bagi sopran, bass merupakan sampah masyarakat – mereka menyanyi terlalu kuat, dan itu sama sekali tidak berguna karena nada yang dinyanyikan sangat rendah sekali. Sopran berpikir ada yang salah dengan orang-orang yang bernanyi dari kunci F ini.

si ALTO yang sok MANIS

adalah garam dunia, setidaknya para alto berpikir seperti itu. Alto adalah orang yang sederhana, yang akan memakai jeans di konser (jika itu diizinkan). Dalam sebuah paduan suara, alto berada dalam posisi yang unik. Mereka tidak bisa protes karena menyanyi terlalu tinggi atau terlalu rendah (karena itu tidak akan terjadi), dan mereka mengetahui bahwa suara lain berpikir peranan mereka sangat mudah. Tetapi alto merasa sebaliknya. Alto tahu bahwa ketika sopran menjerit pada nada A, mereka dipaksa menyanyikan bagian-bagian yang sulit, yang penuh dengan nada-nada tinggi, datar dan ritme yang aneh, dan tidak ada seorangpun yang sadar karena sopran bernyanyi sangat kuat (dan bas biasanya juga bernyanyi kuat). Alto memiliki hasrat terpendam untuk bersama-sama bersekongkol menyanyikan nada-nada rendah sopran. Alto sedikit tidak percaya terhadap tenor, karena mereka bernyanyi dalam interval yang sama dan berpikir suara tenor lebih baik kedengarannya. Mereka menyukai bas dan sangat senang duet dengan bass – walaupun suara bas seperti gemuruh dan hanya pada saat itulah alto benar-benar bisa didengar. Alto juga keberatan dengan jumlah mereka yang terlalu banyak sehingga mereka tidak bisa bernyanyi sangat kuat.


si TENOR (termasuk saya, hehehe) yang sok KEREN

sangat manja. Ada berbagai alasan mengapa seperti itu. Misalnya, tenor tidak pernah cukup, dirigen paduan suara lebih baik menjual setengah jiwanya daripada membiarkan seorang tenor keluar, mereka selalu siap untuk menjual alto dengan setengah harga. Alasan lainnya, beberapa tenor selalu bagus – ini fakta yang sangat menyebalkan. Tidak heran jika tenor selalu besar kepala. Lagipula, siapa yang bisa membuat para sopran jatuh pingsan? Satu hal yang membuat tenor merasa tidak nyaman adalah tuduhan (biasanya oleh bass) bahwa orang yang bernyanyi dengan suara tinggi tidak mungkin pria sejati. Sama seperti sopran, tenor selalu protes kepada komposer/dirigen karena dengan sadis menyuruh mereka bernyanyi sangat tinggi. Tenor memiliki hubungan benci-tapi-cinta dengan dirigen, karena dirigen selalu menyuruh mereka bernyanyi lebih kuat – jumlah tenor selalu sedikit. Tidak ada dirigen yang tercatat dalam sejarah yang meminta jumlah sedikit untuk tenor pada bagian lagu forte. Tenor merasa diancam oleh suara lain – oleh sopran karena mereka bisa mencapai nada yang sangat tinggi sekali; oleh alto karena mereka bisa menyanyikan nada-nada yang bagi tenor mematikan mereka; dan oleh bas karena walaupun bas tidak bisa bernyanyi di atas nada E, mereka bisa bernyanyi kuat dan menenggelamkan suara tenor. Tentu saja tenor lebih memilih mati daripada mengakui hal tersebut. Fakta lain adalah, tenor selalu menaikkan alis lebih tingi dari yang lainnya ketika bernyanyi.


Si BASS yang sok COOL

bernyanyi paling rendah dari siapapun. Mereka solid, orang yang dapat diandalkan, memiliki rambut yang lebih tipis dari yang lain. Bass merasa terus diremehkan, tetapi mereka memiliki keyakinan yang kuat bahwa mereka sebenarnya bagian terpenting dari paduan suara (pandangan ini didukung oleh para musikologis, tetapi tidak bagi tenor dan sopran) meskipun mereka memiliki bagian yang paling membosankan karena harus bernyanyi dengan nada yang sama dalam satu halaman partitur. Mereka mengimbangi keadaan ini dengan bernyanyi sekuat mungkin. Bass merupakan satu-satunya suara yang biasanya protes dengan nada-nada yang sangat rendah dan mereka akan bernyanyi dengan mimik yang mengerikan ketika berusaha mencapai nada rendah tersebut. Bass murah hati, namun tidak diperluas terhadap tenor, yang mereka anggap lemah. Bass tidak suka membiarkan tenor menyanyikan nada-nada dengan benar. Bass menyukai alto – kecuali ketika duet bersama dan alto mendapat bagian yang baik. Terhadap sopran, bass merasa mereka bagian dari dunia lain yang sama sekali tidak dimengerti oleh bass. Mereka tidak bisa membayangkan kenapa ada orang yang ingin bernyanyi setinggi itu dan menggerutu ketika melakukan kesalahan. Ketika bass melakukan kesalahan, tiga bagian suara lain akan menutupi mereka dan bass dapat melanjutkan bagiannya dengan menyadari bahwa suatu saat, bagaimanapun, mereka akan mengakhiri lagu itu.


IDEALIS SPONTAN

ya, ketika saya sedang browsing-browsing gak jeals, secara tiba2 saya menemukan sebuah blog milik cewek, yang disitu dimuat kepribadian hasil dari psikotest gratisan dihttp://www.ipersonic.com/ 
saya pun ikutan iseng mencoba psikotes tersebut, dan inilah hasil psikotest saya:


Tipe Idealis Spontan adalah orang-orang kreatif, periang, dan berpikiran terbuka. Mereka penuh humor dan menularkan semangat menikmati hidup. Antusiasme dan semangat mereka yang menyala-nyala menginspirasi orang lain dan menghanyutkan mereka. Mereka menikmati kebersamaan dengan orang lain dan sering memiliki intuisi yang jitu mengenai motivasi dan potensi orang lain. Tipe Idealis Spontan adalah pakar komunikasi dan penghibur berbakat yang sangat menyenangkan. Keriaan dan keragaman dijamin saat ada mereka. Namun demikian, kadang-kadang mereka terlalu impulsif saat berhubungan dengan orang lain dan dapat menyakiti orang tanpa bermaksud demikian, karena sifat mereka yang blak-blakan dan terkadang kritis.

Tipe kepribadian ini adalah pengamat yang tajam dan awas; mereka tidak akan ketinggalan satu kejadian pun di sekitar mereka. Dalam kasus ekstrem, mereka cenderung terlalu sensitif serta waspada berlebihan dan dalam hati siap melompat. Kehidupan bagi mereka adalah drama yang menggairahkan penuh keragaman emosi. Namun demikian, mereka cepat menjadi bosan ketika hal-hal terjadi berulang dan dibutuhkan terlalu banyak detail serta ketelitian. Kreativitas, daya khayal, dan orisinalitas mereka paling mudah dikenali ketika mengembangkan proyek atau ide baru – kemudian mereka menyerahkan seluruh pelaksanaan rincinya kepada orang lain. Secara singkat, tipe Idealis Spontan sangat bangga akan kemandiriannya, baik di dalam diri maupun yang tampak dari luar, dan tidak suka menerima peran bawahan. Oleh karena itu mereka memiliki masalah dengan hirarki dan otoritas.

Jika Anda memiliki tipe Idealis Spontan sebagai teman, Anda tidak akan pernah bosan; bersama mereka, Anda dapat menikmati kehidupan sebaik-baiknya dan merayakannya dengan pesta-pesta terbaik. Di saat bersamaan, mereka hangat, peka, penuh perhatian, dan selalu bersedia membantu. Jika seorang Idealis Spontan baru jatuh cinta, langit dipenuhi biola dan pasangan mereka akan dihujani perhatian dan kasih sayang. Tipe ini kemudian berlimpah dengan pesona, kelembutan, dan imajinasi. Namun, sayangnya, begitu kebaruan itu luntur dengan cepat akan membosankan bagi mereka. Kehidupan berpasangan sehari-hari yang membosankan tidak cocok untuk mereka sehingga banyak tipe Idealis Spontan keluar-masuk percintaan sesaat. Namun demikian, jika pasangannya bisa membuat rasa ingin tahu mereka tetap hidup dan tidak membiarkan rutinitas dan keakraban melanda, tipe Idealis Spontan dalam menjadi pasangan yang menginspirasi dan penuh kasih sayang.

Sifat-sifat yang menggambarkan tipe ini: spontan, antusias, idealis, ekstrovert, teoritis, emosional, santai, ramah, optimis, memesona, suka membantu, mandiri, individualis, kreatif, dinamis, periang, humoris, penuh semangat hidup, imajinatif, mudah berubah, mudah menyesuaikan diri, setia, peka, menginspirasi, mudah bergaul, komunikatif, sulit ditebak, ingin tahu, terbuka, mudah tersinggung.

bagaimana?? menarik kan?? anda bisa tahu kepribadian anda seperti apa tanpa harus membayar biaya psikotes, kalau berminat kunjungi saja situs tersebut :))

#justShare